Ketika Mulut Dikunci Tangan dan Kaki Bersaksi II

Rasulullah s.a.w bersabda: Pada hari kiamat, manusia akan dihisab dengan diacu pada 3 orang, iaitu Yusuf a.s, Ayub a.s dan Sulaiman a.s. Saat itu datanglah seorang hamba lalu Allah bertanya "Apa yang membuat mu lupa pada-Ku?" Ia menjawab "Engkau menjadikan aku hamba, sehingga aku melupakan-Mu." Selanjutnya Allah mengundang Yusuf dan berkata "Yusuf adalah hamba seperti mu, tapi hal itu tidak menghalangnya untuk sentiasa beribadah kepada-Ku". Lalu Allah memerintahkan hamba tersebut masuk ke neraka. Kemudian, datanglah orang yang ditimpa musibah. Allah bertanya kepadanya "Mengapa kamu melupakan-Ku?" Ia menjawab "Musibah telah menjadikanku lupa pada-Mu." Selanjutnya Allah mengundang Ayub dan berkata "Aku telah menimpakan dugaan kepada Ayub malah lebih berat daripada yang menimpa mu. Tetapi hal itu tidak menjadikannya lupa pada-Ku." Lalu orang tersebut dimasukkan ke neraka. Selanjutnya,datanglah penguasa berserta kekayaannya yang melimpah ruah. Allah bertanya padanya "Mengapa kamu melupakan Aku?" Ia menjawab "Kerajaan (kekuasaan) telah menjadikanku melupakan-Mu." Kemudian Allah mengundang Sulaiman dan berkata "Aku telah memberi nikmat melimpah ruah kepada Sulaiman malahan lebih banyak dari nikmat yang Aku berikan padamu tapi ia tidak melupakan-Ku." Lalu orang itu dimasukkan ke dalam neraka.

Janganlah kamu semua menjadi seperti Firaun yang mengaku sebagai tuhan dan akhirnya dihancurkan Allah dengan hanya menghantar air laut....
Renungilah........
Bersama koreksi diri kita....

0 comments:

Post a Comment

 
Home | Gallery | Tutorials | Freebies | About Us | Contact Us

Copyright © 2009 Unity of Muslim |Designed by Templatemo |Converted to blogger by BloggerThemes.Net | This template is brought to you by : allblogtools.com | Blogger Templates

Usage Rights

DesignBlog BloggerTheme comes under a Creative Commons License.This template is free of charge to create a personal blog.You can make changes to the templates to suit your needs.But You must keep the footer links Intact.